3 Berita Teratas Hari Ini: ADB dan FTSE Russell Mengukuhkan Ketangguhan Ekonomi Indonesia

3 Berita Teratas Hari Ini: ADB dan FTSE Russell Mengukuhkan Ketangguhan Ekonomi Indonesia

3 Berita Teratas Hari Ini: ADB dan FTSE Russell Mengukuhkan Ketangguhan Ekonomi Indonesia

Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Tempo English merangkum 3 berita teratas pada Rabu, 15 April 2026. Berikut ini sorotan utamanya: ADB dan FTSE Russell Mengonfirmasi Ketangguhan Ekonomi Indonesia, Menurut Pemerintah; Lotte Chemical Indonesia Mendesak Pelonggaran Impor di Tengah Krisis Bahan Baku; Kasus Pelecehan Seksual di UI: Pembaruan dan Temuan Terkini.

Berikut ini adalah daftar 3 berita teratas di Tempo English hari ini: 1. ADB dan FTSE Russell Mengonfirmasi Ketahanan Ekonomi Indonesia, Klaim Pemerintah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengklaim bahwa dua pengakuan internasional berturut-turut telah menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global dan dampak konflik Timur Tengah di panggung dunia. Kedua lembaga internasional tersebut adalah Bank Pembangunan Asia (ADB) dan penyedia indeks global, FTSE Russell.

Juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa Laporan Prospek Pembangunan Asia (Asian Development Outlook) ADB edisi April 2026 memproyeksikan Indo Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh secara stabil sebesar 5,2 persen pada tahun 2026 dan 2027, naik dari pertumbuhan 5,1 persen yang tercatat pada tahun 2025. Selain itu, pada 7 April 2026, FTSE Russell memutuskan untuk mempertahankan status Indonesia sebagai Pasar Berkembang Sekunder. “Laporan tersebut menyatakan bahwa Indonesia tidak dipertimbangkan untuk dimasukkan ke dalam daftar pantauan penurunan peringkat apa pun,” katanya dalam pernyataan resmi pada Selasa, 14 April 2026.

Klik di sini untuk membaca selengkapnya 2. Lotte Chemical Indonesia Mendesak Pelonggaran Impor di Tengah Krisis Bahan Baku Perusahaan petrokimia asal Korea Selatan, PT Lotte Chemical Indonesia (LCI), sedang berjuang menghadapi tekanan pada pasokan bahan bakunya karena rantai logistik global terganggu akibat konflik yang semakin memanas di Timur Tengah. Cho Jin-Woo, Direktur Dukungan Manajemen LCI, menyatakan bahwa meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz berdampak langsung pada ketersediaan nafta dan LPG, dua pilar utama industri petrokimia.

Cho menyebutkan bahwa perusahaan saat ini sedang mengalihkan rute pasokan bahan bakunya rantai pasokan melalui jalur alternatif guna menjaga kelangsungan produksi. Terlepas dari kendala-kendala tersebut, LCI tetap memprioritaskan distribusi produknya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. “Prioritas kami adalah menjaga pasokan bagi industri dalam negeri.

Kami mengoptimalkan semua sumber daya untuk meminimalkan dampak gangguan ini terhadap pelanggan kami,” kata Cho, sebagaimana dikutip dalam siaran pers pada Kamis, 9 April 2026. Klik di sini untuk membaca selengkapnya 3. Kasus Pelecehan Seksual di UI: Perkembangan Terkini dan Temuan Penyelidikan atas dugaan pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus berlanjut.

Kasus yang diduga melibatkan enam belas pelaku ini telah menarik perhatian dari komunitas akademik FH UI, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, dan bahkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Kasus ini terungkap ketika enam belas mahasiswa FH UI secara terbuka meminta maaf dalam grup obrolan mahasiswa FH UI angkatan 2023 pada Sabtu, 11 April 2026. Ketua BEM FH UI, Anandaku Di Mas Rumi Chattaristo menyatakan bahwa permintaan maaf tersebut disampaikan secara mendadak dan tanpa konteks yang jelas.

Tak lama setelah permintaan maaf itu, kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan para siswa tersebut menjadi viral di media sosial. Akun @sampahfhui memposting bukti pelecehan seksual verbal terhadap perempuan berupa tangkapan layar dari obrolan grup para pelaku.