GAC meluncurkan produk mobil listrik di Indonesia

GAC meluncurkan produk mobil listrik di Indonesia

GAC meluncurkan produk mobil listrik di Indonesia

Slot online terpercaya – Model pertama yang diproduksi di pabrik perakitan GAC di Indonesia adalah Aion V, sebuah crossover listrik bertenaga baterai. Kendaraan yang diproduksi di pabrik ini akan didistribusikan oleh Indomobil Group, grup dealer mobil terbesar di Indonesia.
GAC Motor Co.

telah mulai merakit kendaraan listrik di Indonesia, mempercepat ekspansi di Asia Tenggara.
Model pertama yang akan diluncurkan dari jalur produksi di pabrik yang terletak di provinsi Jawa Barat ini adalah Aion V, sebuah crossover baterai-listrik.
Pabrik ini pada awalnya dapat memproduksi hingga 20.

000 kendaraan per tahun, demikian diumumkan oleh produsen mobil milik pemerintah Tiongkok pada tanggal 20 Juni.
Kapasitas produksi tahunan di pabrik ini akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 50.000, dengan jajaran produk yang mencakup hibrida plug-in, kata GAC.

Iklan Iklan

Kendaraan yang dirakit di pabrik tersebut akan didistribusikan oleh Indomobil Group, sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani GAC dengan grup dealer mobil terbesar di Indonesia tersebut pada bulan April 2024.
Pabrik di Jawa Barat adalah fasilitas produksi kedua yang dimiliki GAC diluncurkan di Asia Tenggara. Pada bulan Juli 2024, produsen mobil asal Tiongkok ini memulai produksi mobil listrik untuk merek Aion di provinsi Rayong, Thailand.

Pabrik Rayong dapat memproduksi 50.000 kendaraan per tahun dengan kapasitas penuh. GAC juga memasarkan mobil listrik berlogo Aion di Tiongkok.

Karena persaingan yang semakin ketat di pasar mobil listrik China, penjualan Aion terus menurun sejak awal 2024.

Iklan Iklan

Dalam lima bulan pertama tahun ini, pengiriman Aion turun 12 persen menjadi 88.791, menurut GAC. Mengingat penurunan penjualan domestik, GAC telah secara aktif menjajaki pasar luar negeri untuk Aion.

BYD Co, produsen kendaraan listrik terbesar di China, saat ini sedang membangun pabrik perakitan di Jawa Barat, yang diperkirakan akan mulai berproduksi pada akhir tahun ini dengan kapasitas tahunan sebesar 150.000 kendaraan.