Banjir dan longsor di Indonesia menewaskan setidaknya 20 orang, dengan kekhawatiran bahwa korban lain akan ditemukan di antara puing-puing.
Taruhan bola – Petugas penyelamat di Indonesia Barat menggunakan alat berat pada Selasa untuk menggali puing-puing banjir dan longsor akhir pekan yang telah menewaskan setidaknya 20 orang, kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di Sumatra Utara, jenazah lima orang yang dilaporkan hilang telah dievakuasi dari bawah tumpukan lumpur dan puing-puing, kata juru bicara BNPB Abdul Muhari dalam pernyataan tertulis.
“Semua korban telah ditemukan tewas,” katanya pada Selasa, menambahkan bahwa 10 orang tewas dalam longsor di Kabupaten Karo.
Sejak Sabtu, hujan deras melanda empat kabupaten di Sumatra Utara, menyebabkan banjir dan longsor mematikan.
Petugas penyelamat membawa jenazah korban yang tewas akibat longsor di Desa Semangat Gunung, Karo, Sumatera Utara, Indonesia, 25 November 2024. KIKI CAHYADI/AFP/Getty Juspri Nadeak, kepala badan bencana di Kabupaten Karo yang paling parah terdampak, mengatakan penemuan korban yang belum dilaporkan hilang kepada pihak berwenang masih mungkin terjadi.
“Wilayah longsor tersebut memberikan akses ke sumber air panas, jadi ada kemungkinan.” “Banyak turis yang terkena dampaknya,” katanya kepada AFP pada Selasa. “Kami masih membersihkan lumpur dan puing-puing longsor sambil mengantisipasi kemungkinan menemukan korban lain.”
Di sebuah desa di Kabupaten Deli Serdang, di mana empat orang ditemukan tewas dan dua orang lainnya hilang, tumpukan lumpur, batang kayu, dan batu berserakan di sekitar desa tempat operasi penyelamatan sedang berlangsung.
“Listrik padam dan tidak ada sinyal telepon seluler, sehingga menyulitkan kami para penolong untuk berkomunikasi,” kata Iman Sitorus, juru bicara lembaga pencarian dan penyelamatan lokal, kepada AFP. Pihak berwenang juga telah mengerahkan peralatan berat untuk membersihkan puing-puing, katanya.
Sebuah keluarga berjalan melalui lumpur, melewati mobil yang hancur akibat longsor di Desa Semangat Gunung, Karo, Sumatra Utara, Indonesia, 25 November 2024. KIKI CAHYADI/AFP/Getty Jumlah korban tewas meningkat menjadi 20 pada Selasa setelah penemuan lima jenazah di Kabupaten Karo. Korban lainnya ditemukan di Selatan Tapanuli, Padang Lawas, dan Kabupaten Deli Serdang.
Indonesia telah mengalami serangkaian peristiwa cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir, yang menurut para ahli semakin sering terjadi, lebih parah, dan sulit diprediksi akibat perubahan iklim. Pada bulan Mei, setidaknya 67 orang tewas setelah campuran abu, pasir, dan kerikil yang terbawa dari letusan Gunung Marapi di Sumatra Barat menghantam kawasan permukiman, menyebabkan banjir bandang.
Perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia telah menggandakan kemungkinan terjadinya badai deras seperti yang melanda Indonesia pekan ini, dan yang mengubah jalan-jalan di wilayah Valencia, Spanyol timur, menjadi sungai yang meluap pada awal bulan ini, menurut analisis parsial yang diterbitkan pada 31 Oktober oleh kelompok World Weather Attribution, yang terdiri dari puluhan ilmuwan internasional yang meneliti peran pemanasan global dalam peristiwa cuaca ekstrem.

