Protes di Indonesia dijelaskan: mengapa protes tersebut dimulai dan bagaimana pemerintah meresponsnya?
Liga335 daftar – Setidaknya tujuh orang tewas, ratusan terluka, dan bangunan publik dibakar serta dijarah setelah ribuan orang turun ke jalan dalam protes anti-pemerintah di seluruh Indonesia selama seminggu terakhir. Bentrokan antara polisi antihuru-hara dan demonstran yang melempar batu, yang dimulai di ibu kota dan dengan cepat menyebar ke luar Jakarta, dianggap sebagai ujian besar bagi Presiden Prabowo Subianto, seorang mantan jenderal yang baru menjabat kurang dari setahun. Apa yang memicu protes di Indonesia?
Protes dimulai pada 25 Agustus, dengan ribuan orang berdemonstrasi di luar parlemen menentang tunjangan perumahan untuk anggota parlemen yang hampir 10 kali lipat upah minimum di Jakarta. Prabowo secara bersamaan menerapkan langkah-langkah pengetatan anggaran yang ketat, termasuk pemotongan anggaran pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum. Para demonstran juga menentang apa yang mereka sebut “elit korup” di dalam pemerintah dan kebijakan yang menguntungkan konglomerat dan militer, menurut siaran pers dari kelompok mahasiswa.
oup Gejayan Memanggil. Pernyataan tersebut tampaknya merujuk pada peran militer yang semakin besar dalam kehidupan sipil di bawah pemerintahan Prabowo. Demonstrasi meluas ke seluruh negeri dan semakin brutal pada Jumat, setelah kematian seorang pengemudi pengiriman berusia 21 tahun di Jakarta.
Rekaman menunjukkan tim dari unit polisi paramiliter elit negara menabraknya dengan mobil lapis baja saat melintasi sekelompok demonstran pada Kamis malam. Apa yang terjadi sejak saat itu? Bangunan pemerintah dan markas polisi dibakar oleh demonstran di seluruh negeri, dengan demonstrasi berlangsung di Kota Gorontalo di Pulau Sulawesi, Bandung di Pulau Jawa, Palembang di Pulau Sumatra, Banjarmasin di Pulau Kalimantan, Yogyakarta di Pulau Jawa, dan Makassar di Pulau Sulawesi.
Setidaknya tiga orang tewas pada Jumat setelah kebakaran yang dipicu oleh demonstran di gedung dewan di kota Makassar bagian timur. Seorang lagi tewas di kota yang sama pada Jumat setelah dia dipukuli oleh sekelompok orang. Seorang pria yang salah mengira dirinya sebagai petugas intelijen.
Seorang mahasiswa tewas dalam bentrokan antara polisi anti huru-hara dan demonstran di Yogyakarta pada Jumat, sementara seorang pengemudi becak berusia 60 tahun yang menderita asma akut ditemukan pingsan setelah terpapar gas air mata dalam demonstrasi di Kota Solo dan meninggal pada Minggu saat dirawat di rumah sakit. Selama akhir pekan, rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dijarah, meskipun dia tidak berada di rumah, dan beberapa anggota parlemen dilaporkan rumahnya dijarah. Pihak berwenang mengatakan telah menahan lebih dari 1.
240 perusuh setelah lima hari demonstrasi di Jakarta, sementara menurut Gubernur Kota Jakarta, Pramono Anung, kerusakan akibat perusuh yang membakar bus, kereta bawah tanah, dan infrastruktur lain telah menyebabkan kerugian hingga 55 miliar rupiah ($3,3 juta). Dia juga mengatakan 700 orang terluka dalam demonstrasi tersebut. Bagaimana respons pemerintah?
Prabowo, yang telah membatalkan perjalanan penting ke China untuk menghadiri parade militer besar, pada Minggu memerintahkan keamanan. Pihak berwenang diperintahkan untuk mengambil tindakan tegas terhadap protes-protes tersebut. “Ada tanda-tanda tindakan ilegal, bahkan yang berpotensi mengarah pada pengkhianatan dan terorisme,” katanya.
“Kepada polisi dan militer, saya telah memerintahkan mereka untuk mengambil tindakan sekeras mungkin terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan di rumah-rumah warga dan pusat-pusat ekonomi, sesuai dengan undang-undang.” Namun, ia juga mengumumkan bahwa tunjangan anggota parlemen – termasuk tunjangan perumahan yang kontroversial – akan dikurangi, serta perjalanan ke luar negeri, sebuah koncesasi langka bagi para demonstran. Prabowo juga mengatakan bahwa polisi sedang menyelidiki tujuh anggota polisi yang terkait dengan insiden di mana pengemudi pengiriman tewas, dan bahwa ia telah menginstruksikan penyelidikan yang cepat dan transparan sehingga masyarakat dapat memantau.
Ia mengatakan akan memastikan pemerintahannya memberikan dukungan finansial kepada keluarga pengemudi. Pada Senin, ia kembali menggunakan nada yang tegas, mengumumkan akan mempromosikan 40 personel polisi yang terluka selama kekerasan. “Mungkin ada anggota polisi yang salah” “Tetapi jangan lupa puluhan petugas yang telah mengorbankan diri mereka,” katanya saat mengunjungi rumah sakit yang merawat polisi yang terluka.

