Pemain Bola Basket AS yang Ditangkap atas Dugaan ‘Penyelundupan Narkoba’ di Indonesia Terancam Hukuman Mati
Taruhan bola – Mantan pemain bola basket NCAA Jarred Shaw, 34 tahun, ditangkap di Indonesia setelah diduga memesan permen THC dari Thailand
Polisi Indonesia memperlihatkan Shaw dalam konferensi pers pada Rabu, namun Shaw tidak memberikan pernyataan
Indonesia memiliki salah satu undang-undang narkotika paling ketat di dunia
Seorang pemain bola basket asal Amerika Serikat ditangkap pekan lalu setelah polisi di Indonesia menggeledah apartemennya dan menemukan 132 buah permen THC, menurut beberapa laporan.
Iklan Iklan
Jarred Dwayne Shaw, 34, asal Dallas, telah dilarang seumur hidup dari Liga Basket Indonesia dan kini menghadapi kemungkinan hukuman seumur hidup atau bahkan hukuman mati jika terbukti bersalah, menurut Associated Press, USA Today, dan Fox 4 Dallas setempat.
Shaw secara resmi didakwa dengan tuduhan penyelundupan narkoba, menurut AP. Pihak berwenang memperlihatkannya dalam konferensi pers pada Rabu, 14 Mei, di mana ia tampil dengan tangan terikat, mengenakan kaos tahanan berwarna oranye.
Ia tidak berbicara selama penampilannya, demikian dilaporkan media tersebut.
The A P melaporkan bahwa saat ini ada sekitar 530 orang yang menunggu hukuman mati di Indonesia, dan sebagian besar di antaranya didakwa atas kasus narkoba. Menurut laporan media tersebut, eksekusi terakhir di negara ini dilakukan pada Juli 2016, termasuk eksekusi terhadap tiga warga negara asing.
Jangan lewatkan berita apa pun — daftar untuk menerima buletin harian gratis dari PEOPLE agar selalu mendapat informasi terbaru tentang konten terbaik yang ditawarkan PEOPLE, mulai dari berita selebriti yang menarik hingga kisah-kisah manusiawi yang mengharukan.
Shaw ditangkap di apartemennya di Cisauk, Kabupaten Tangerang pada 7 Mei setelah Polisi Bandara Soekarno-Hatta menggeledah apartemennya atas dugaan penyelundupan narkoba, menurut USA Today. Seorang juru bicara polisi bandara mengatakan kepada media tersebut bahwa mereka menerima paket yang dikirim dari Thailand ke alamat Shaw, di mana mereka menemukan 132 buah permen ganja Delta 9 THC.
Steve Conner/Icon SMI/Corbis/Icon Sportswire via Getty Jarred Shaw Jarred Shaw
Shaw dilaporkan mengatakan kepada polisi bahwa ia memesan permen THC tersebut untuk rekan-rekan setimnya, menurut Fox 4.
Iklan Iklan
The Mantan pemain bola basket Utah State dan Oklahoma State ini telah bermain di Liga Bola Basket Indonesia sejak 2022, setelah beberapa tahun berkarier di G-League, liga pengembangan NBA.
Manajer Tangerang Hawks, Tikky Suwantikno, mengatakan kepada AP bahwa tim Shaw langsung memecatnya karena melanggar kontrak setelah ia ditangkap awal bulan ini. Ketua liga, Budisatrio Djiwandono, mengatakan kepada AP bahwa Shaw dilarang seumur hidup atas tuduhan tersebut.
Jack Arent/NBAE via Getty Jarred Shaw Jarred Shaw
“Kami tidak mentolerir pemain, administrator, atau siapa pun di bidang ini yang terlibat dalam narkoba,” kata ketua Liga Basket Indonesia kepada media tersebut. “Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di dunia basket.”
Meskipun ganja telah didekriminalisasi di Thailand—tempat Shaw diduga memesan permen tersebut—sejak 2024, Indonesia memiliki salah satu undang-undang narkoba terketat di dunia, menurut AP.
Di masa lalu, negara ini pernah melaksanakan eksekusi mati atas tuduhan narkoba melalui regu tembak, demikian dilaporkan AP.
