Indonesia mengundang Uzbekistan untuk bersama-sama memproduksi film-film sejarah budaya
Slot online terpercaya – Indonesia mengundang Uzbekistan untuk memproduksi bersama film-film sejarah dan budaya
Indonesia telah mengundang Uzbekistan untuk memproduksi bersama film-film sejarah dan budaya, sebagai bagian dari upaya memperdalam diplomasi budaya bilateral dan kerja sama industri kreatif. “Kami sangat mendukung kolaborasi, terutama dalam film-film sejarah dan budaya. Industri film Indonesia berkembang pesat, dengan 87 juta penonton dan pangsa pasar sebesar 67 persen,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
Ia mengatakan film dapat berfungsi sebagai instrumen utama diplomasi budaya antara Indonesia dan Uzbekistan, membantu memperluas pemahaman bersama melalui narasi yang dibagikan. Zon menambahkan bahwa beberapa inisiatif sedang dijalankan untuk memperkuat hubungan budaya, termasuk program residensi bagi seniman, mahasiswa, dan peneliti budaya dari kedua negara. Ia menekankan pentingnya mempromosikan budaya Indonesia melalui festival, musik keagamaan, dan pariwisata sejarah untuk membangun keterlibatan yang lebih luas.
Menteri tersebut juga mengutarakan harapan agar bo Kedua negara akan terus memperkuat kerja sama dengan mengintegrasikan budaya, sejarah, dan pariwisata ke dalam agenda diplomatik mereka. “Selain kompleks makam Imam Bukhari, kita dapat menjajaki kerja sama di bidang pariwisata sejarah yang terkait dengan situs-situs lain di Uzbekistan, seperti makam Imam Tirmidhi dan kompleks Bahauddin Naqshbandi, yang berpotensi menarik para peziarah dari Indonesia,” ujarnya.Zon menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Oybek Eshonov, dan Gubernur Samarkand, Adiz Boboev.
Ia juga memuji upaya Uzbekistan dalam merevitalisasi kompleks makam dan masjid Imam Bukhari di Samarkand. Menurut Zon, situs tersebut memiliki makna historis dalam hubungan Indonesia–Uzbekistan dan mencerminkan diplomasi budaya awal antara kedua negara.Ia mencatat bahwa revitalisasi tersebut dilakukan atas permintaan Presiden Pertama Indonesia, Sukarno, yang menegaskan hubungan yang telah terjalin lama.
Boboev menyambut baik dukungan Indonesia terhadap inisiatif budaya yang sedang berlangsung dan menegaskan kembali komitmen Samarkand Komitmen untuk memperkuat kerja sama. “Kerja sama antara Uzbekistan dan Indonesia terus berlanjut, dan kami berkomitmen untuk lebih memajukan diplomasi budaya antara kedua negara,” ujarnya. Kedua belah pihak menyatakan kesiapan untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor kreatif, dengan industri film dipandang sebagai titik masuk strategis bagi pertukaran budaya yang lebih luas.
Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan arus pariwisata, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta memperkuat hubungan bilateral melalui warisan budaya bersama.

