Gaya hidup modern secara diam-diam merusak ginjal kaum muda
Liga335 – Menurut Assoc. Prof. Dr.
Do Dinh Tung, Direktur Rumah Sakit Umum Duc Giang di Hanoi, diabetes semakin banyak menyerang kelompok usia yang lebih muda. Meskipun penyakit ini dulunya lebih umum terjadi pada orang berusia di atas 40 tahun, kini diabetes sering didiagnosis pada mereka yang berusia 20–30 tahun, bahkan pada remaja. Rumah sakit tersebut saat ini menangani sekitar 6.
000 pasien diabetes, dengan kondisi ini mencakup 50–60% dari konsultasi harian, setara dengan 700–900 kasus per hari. Kebiasaan gaya hidup yang memicu penyakit dini Asisten Profesor, Dr. Do Dinh Tung.
Foto: Hai Anh. Para ahli menunjuk kebiasaan tidak sehat sebagai penyebab utama. Banyak orang muda yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas akibat sering mengonsumsi makanan cepat saji, kurangnya aktivitas fisik, dan waktu layar yang berlebihan.
Pola tidur yang tidak teratur, stres, dan penggunaan perangkat elektronik yang berlebihan semakin mengganggu kesehatan metabolik, sehingga secara signifikan meningkatkan risiko diabetes dan kondisi terkait. Perkembangan diam-diam menuju gagal ginjal Dr. Nguyen Thi Thanh Hai dari Rumah Sakit 19-8 n Diketahui bahwa 30–40% pasien diabetes mengalami komplikasi ginjal, sehingga menjadikan diabetes sebagai penyebab utama gagal ginjal kronis di seluruh dunia.
Namun, banyak pasien muda yang meremehkan penyakit ini. Mereka sering melewatkan pemeriksaan rutin, hanya fokus pada kadar gula darah sambil mengabaikan komplikasi serius seperti kerusakan ginjal. Sebuah kasus terbaru melibatkan seorang pria berusia 45 tahun yang telah hidup dengan diabetes selama lebih dari satu dekade tanpa pemantauan rutin.
Meskipun merasa “normal,” ia kemudian mengalami kelelahan dan pembengkakan ringan, yang mendorongnya untuk berkunjung ke rumah sakit. Tes menunjukkan gangguan ginjal parah dan proteinuria berkepanjangan. Ia didiagnosis menderita gagal ginjal stadium akhir dan kini memerlukan dialisis seumur hidup.
Para dokter menekankan bahwa kerusakan ginjal sering kali berkembang secara diam-diam selama bertahun-tahun, dengan sedikit gejala yang terlihat pada tahap awal. Pada saat tanda-tanda seperti pembengkakan, urine berbusa, sering buang air kecil di malam hari, atau kelelahan muncul, fungsi ginjal biasanya sudah berkurang secara signifikan. Skrining dini merupakan kunci untuk pencegahan Seorang pasien muda sedang menjalani hemodialisis.
Foto: VNN.

