Pengiriman Minyak Rusia ke Indonesia Dimulai pada April di Tengah Sanksi
Liga335 daftar – Menteri Energi Indonesia Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pengiriman minyak mentah dari Rusia akan dimulai pada April 2026. Pengumuman ini muncul di tengah kekhawatiran akan potensi sanksi AS karena Washington belum memperpanjang relaksasi pembatasan perdagangan minyak Rusia.
Poin-poin Utama:
Pengiriman minyak mentah Rusia ke Indonesia dimulai pada April 2026 melalui jalur G2G dan B2B
Ahli energi mengatakan keputusan ini mendesak karena persaingan global untuk pasokan minyak mentah semakin ketat setelah penutupan Selat Hormuz
Praktisi minyak senior merekomendasikan dialog Prabowo-Trump untuk memitigasi risiko sanksi
“Untuk minyak mentah, kemungkinan besar bisa dikirim bulan ini, insya Allah,” kata Bahlil di kantor Kementerian pada Jumat (17 April). Kesepakatan ini mengikuti pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin.
Pengadaan akan dilakukan melalui saluran pemerintah-ke-pemerintah dan bisnis-ke-bisnis.
Impor LPG masih memerlukan dua hingga tiga tahap negosiasi tambahan sebelum pengiriman dapat dimulai.
Menurut Bloomberg rgTechnoz, Yayan Satyakti, seorang pakar energi dari Universitas Padjadjaran, menyebut keputusan impor tersebut sangat krusial. Persaingan global untuk pasokan minyak mentah semakin memanas pasca penutupan Selat Hormuz.
“Menunda keputusan lebih lama lagi akan menimbulkan ketidakpastian pasokan dan membuat harga minyak sulit diprediksi,” kata Satyakti. Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai perlombaan “siapa cepat dia dapat” di tengah gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Risiko Sanksi AS
Menurut BloombergTechnoz, Hadi Ismoyo, seorang praktisi senior industri minyak dan gas, mengakui bahwa mengimpor minyak mentah Rusia menguntungkan secara komersial. Namun, langkah tersebut membawa risiko politik yang signifikan terkait kebijakan sanksi Washington.
“Berdasarkan pengalaman masa lalu, jika sanksi diberlakukan kembali, konsekuensinya sangat parah,” Hadi memperingatkan.
Ia merekomendasikan agar Presiden Prabowo mengadakan pembicaraan langsung dengan Presiden Trump untuk mengidentifikasi komoditas mana yang dapat diperdagangkan dengan aman.
Indonesia terbuka untuk memperluas kerja sama dengan Rusia, termasuk minyak mentah fasilitas penyimpanan energi dan eksplorasi nuklir. Diversifikasi pasokan telah menjadi hal yang sangat penting di tengah ketidakpastian geopolitik global yang memengaruhi rantai pasokan energi.

