Prabowo Kembali ke Indonesia Setelah Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Indonesia Prabowo Subianto kembali ke tanah air pada Rabu sore setelah menyelesaikan kunjungan kerja ke Rusia dan Prancis.
Menurut siaran langsung di saluran YouTube Sekretariat Presiden, pesawat kepresidenan Garuda Indonesia yang membawa Prabowo mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta sekitar pukul 14.
00 waktu setempat.
Setibanya di sana, Prabowo disambut di kaki tangga pesawat oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.
Mengenakan setelan safari cokelat muda dan topi biru, Prabowo berbincang sebentar dengan para pejabat di landasan bandara sebelum melanjutkan penyambutan dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Ia kemudian masuk ke dalam kendaraan dan meninggalkan pangkalan udara.
Sebelumnya dalam lawatannya ke luar negeri ip, Prabowo tiba di Moskow pada Senin (13 April, waktu setempat), di mana ia mengadakan pertemuan selama hampir lima jam dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin.
Selama pembicaraan, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat kerja sama di sektor-sektor strategis, termasuk energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri hilir.
Mereka juga menegaskan kembali komitmen untuk memperluas kolaborasi di bidang-bidang lain yang diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan nasional.
Prabowo dan Putin selanjutnya membahas ketidakpastian geopolitik global, dengan Prabowo mengakui Rusia sebagai kekuatan dunia utama yang penting dalam menjaga keseimbangan internasional.
Setelah pertemuan di Moskow, Prabowo bertolak ke Paris, di mana ia bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée pada Selasa (14 April).
Kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk kerja sama pertahanan, ekonomi kreatif, transisi energi, infrastruktur, transportasi, dan pendidikan.
“Termasuk pengadaan peralatan pertahanan dan penguatan “Industri pertahanan, transisi energi dan pengembangan energi baru dan terbarukan, infrastruktur dan transportasi, serta pendidikan dan ekonomi kreatif,” kata Prabowo dalam sebuah postingan resmi di media sosial.
Pemerintah Indonesia memandang Prancis sebagai mitra strategis utama di Eropa untuk memperluas dan memperdalam kerja sama bilateral.

