Kesepakatan Prabowo dengan Rusia dan Prancis memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah global

Kesepakatan Prabowo dengan Rusia dan Prancis memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah global

Kesepakatan Prabowo dengan Rusia dan Prancis memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah global

Liga335 daftar – Kesepakatan Prabowo dengan Rusia dan Prancis Perkuat Posisi Tawar Indonesia di Kancah Global
Institut Pembangunan Ekonomi dan Keuangan (Indef) meyakini bahwa perjanjian strategis yang dihasilkan dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dan Prancis akan memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah global. Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, mengatakan pada Kamis bahwa pertemuan Prabowo dengan para pemimpin kedua negara tersebut menandai peluang penting untuk memperkuat kerja sama strategis lintas sektor sekaligus membuka peluang ekonomi baru. “”Ini sangat penting bagi lobi strategis yang membuka peluang bisnis, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan posisi tawar Indonesia,” ujarnya.

Di Prancis, pemerintah kedua negara sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin lama, mencakup bidang pertahanan dan teknologi serta ekonomi dan budaya. Dari perspektif ekonomi, pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 14 April menghasilkan beberapa perjanjian strategis di sektor bisnis dan investasi. Salah satu perjanjian tersebut adalah kerja sama dengan dana kekayaan negara Indonesia, Danantara, yang dilaporkan memiliki nilai potensial mencapai puluhan miliar dolar AS.

Di sektor pertahanan, kedua negara berencana untuk meningkatkan kerja sama di industri sistem persenjataan utama, yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas pertahanan nasional sekaligus mendorong transfer teknologi.Selain itu, pembicaraan juga berfokus pada energi terbarukan, seiring upaya kedua negara untuk memajukan pengembangan energi bersih dan teknologi baru demi transisi berkelanjutan. Lebih lanjut, Indonesia dan Prancis juga sepakat untuk memperkuat koordinasi guna menjaga stabilitas dan keamanan global, terutama di kawasan Indo-Pasifik yang semakin strategis.

Sementara itu, terkait Rusia, kunjungan dan perjanjian yang dicapai mencerminkan dukungan Rusia terhadap keanggotaan Indonesia di BRICS serta membuka peluang untuk kerja sama ekonomi yang lebih luas. Selain itu, Ca Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Prabowo berhasil menjalin berbagai perjanjian kemitraan strategis dari kunjungan kenegaraannya ke Rusia dan Prancis. Teddy mengatakan bahwa di Moskow, Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, di mana keduanya menekankan peningkatan kerja sama terkait pasokan energi nasional jangka panjang, termasuk cadangan minyak mentah dan LPG.

Presiden Prabowo juga menugaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia untuk bertemu dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev guna membahas lebih lanjut dan lebih rinci mengenai kerja sama tersebut di Moskow.Sementara di Paris, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membahas peningkatan kerja sama di bidang energi, pendidikan, komunikasi digital, dan investasi ekonomi jangka panjang. Teddy mengatakan bahwa kunjungan tersebut membuahkan hasil yang nyata bagi Indonesia, mengingat kedua negara merupakan negara besar dengan sumber daya yang melimpah dan pengaruh global yang signifikan.