Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah siap beroperasi: kata menteri
Liga335 – Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah siap beroperasi: menteri
Berita terkait: Gubernur Jawa Timur minta calon jemaah haji selesaikan vaksinasi
Jakarta (ANTARA) – Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, Arab Saudi, siap melayani jemaah haji Indonesia selama musim haji tahun ini, menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.”Alhamdulillah, Klinik Kesehatan Haji Indonesia sudah siap (melayani jemaah). Tenaga medis dan petugas kesehatan, layanan kesehatan, peralatan medis, serta obat-obatan (semuanya sudah siap),” katanya dalam pernyataannya yang diterima di sini pada Senin.
Menteri tersebut sebelumnya telah mengunjungi kota tersebut untuk memantau kesiapan layanan jemaah haji, termasuk kantor kesehatan haji.Klinik kesehatan tersebut terakhir kali digunakan pada tahun 2019, dan dengan Arab Saudi yang telah membuka kembali pintunya bagi jemaah haji asing tahun ini, klinik tersebut akan diaktifkan kembali dengan memperbaiki beberapa fasilitas medis, katanya. Klinik Kesehatan Haji dilengkapi dengan unit perawatan darurat, Unit Perawatan Intensif t (HCU), Unit Perawatan Intensif (ICU), fasilitas rawat inap, serta fasilitas lainnya, seperti peralatan laboratorium dan ultrasonografi (USG), kata menteri tersebut.
Ia mencatat bahwa beberapa tenaga medis yang siap melayani jemaah haji di fasilitas tersebut meliputi dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis paru, dokter spesialis jantung, dokter spesialis saraf, dokter anestesi, dokter spesialis THT, dan ahli kesehatan mental. Tenaga kesehatan lain yang akan membantu jemaah haji Indonesia di fasilitas tersebut meliputi ahli gizi, dokter radiologi, apoteker, dan tenaga pendukung lainnya. Sekitar enam ambulans juga telah disiapkan di kantor kesehatan tersebut, tambahnya.
Qoumas kemudian menyarankan calon jemaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan fisik mereka, termasuk dengan memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup sebelum dan selama ibadah haji. Menurut badan meteorologi nasional Saudi, jemaah haji tahun ini mungkin akan menghadapi kondisi panas terik selama ibadah haji, karena suhu siang hari di Mekah dan Suhu di Medina bisa mencapai 49 derajat Celcius.
