Indonesia dan Thailand Membahas Kerja Sama dalam Penanganan Kejahatan Lintas Batas
Liga335 daftar – TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengatakan bahwa ia telah membahas kerja sama dalam menangani kejahatan lintas batas dengan Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra dalam pertemuan mereka. Kedua negara sepakat untuk bekerja sama dalam menangani masalah-masalah seperti jaringan penipuan daring, perdagangan manusia, dan perdagangan narkoba.
Kepala Negara mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Thailand atas bantuannya kepada warga negara Indonesia. “Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih atas langkah-langkah tegas Thailand dalam menangani masalah-masalah ini dan membantu Indonesia memulangkan warganya yang terdampak,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Bangkok, Thailand, pada Senin, 19 Mei 2025, seperti dikutip oleh tim komunikasi kepresidenan. Selain itu, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam keamanan maritim dan upaya kontra-terorisme, serta kerja sama di bidang keamanan siber.
Mereka juga sepakat untuk meningkatkan latihan militer bersama dan kerja sama industri pertahanan. “Kami akan memanfaatkan platform seperti High-Level “Komite dan Dialog Keamanan Tahunan,” kata Ketua Partai Gerindra. Prabowo menyatakan bahwa kerja sama ekonomi juga dibahas dalam pertemuan tersebut.
Sejauh ini, kedua negara telah mencapai nilai perdagangan bilateral sebesar US$18 miliar dan sepakat untuk meningkatkannya. Kedua negara juga sepakat untuk memperkuat pengembangan dan standarisasi industri halal serta ekonomi digital di bidang fintech, e-commerce, dan infrastruktur. Mereka juga berkomitmen untuk segera menyelenggarakan Komisi Perdagangan Bersama Pertama dan memperkuat kerja sama antara lembaga investasi Thailand dan Danantara, sebuah lembaga manajemen investasi Indonesia.
Mengenai pangan, Prabowo menyatakan bahwa kedua negara sepakat untuk fokus pada penguatan ketahanan rantai pasok pangan. Mereka akan melakukan kerja sama usaha patungan dalam pengelolaan dan penyimpanan pangan. Sementara itu, dalam hal ketahanan energi, kedua negara membuka peluang bagi entitas dari Thailand untuk berpartisipasi di sektor energi Indonesia.
Mereka telah juga sepakat untuk kembali menggelar Forum Energi Indonesia-Thailand tahun ini. Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra menyatakan bahwa kedua negara akan bekerja sama untuk memberantas perdagangan manusia dan perjudian ilegal. Selain itu, mereka sepakat untuk meningkatkan investasi dan pariwisata bilateral.
“Kami juga sepakat untuk meningkatkan investasi dari kedua negara. Kami akan menugaskan lembaga terkait untuk menjajaki peluang investasi lebih lanjut dan mendorong sektor swasta untuk berinvestasi lebih banyak,” katanya. Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan kunjungan resmi ke Thailand pada Senin, 19 Mei 2025.
Setelah bertemu dengan Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, Prabowo dijadwalkan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk mengembangkan kemitraan mereka. Kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Thailand akan ditutup dengan jamuan makan siang di Gedung Pemerintahan.

