Indonesia menargetkan 300 pelatih bersertifikat untuk olahraga penyandang disabilitas

Indonesia menargetkan 300 pelatih bersertifikat untuk olahraga penyandang disabilitas

Indonesia menargetkan 300 pelatih bersertifikat untuk olahraga penyandang disabilitas

Taruhan bola – Indonesia menargetkan 300 pelatih bersertifikat untuk olahraga penyandang disabilitas

Ia lebih lanjut mencatat bahwa

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia melalui pelatih bersertifikat dianggap sebagai unsur krusial dalam menjaga keberlanjutan prestasi olahraga penyandang disabilitas Indonesia, yang dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan kemajuan signifikan di tingkat regional dan internasional.
Olahraga penyandang disabilitas Indonesia, di bawah naungan Komite Paralimpik Nasional Indonesia (NPCI), mencatat prestasi besar dengan meraih peringkat kedua pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand.
Pada ajang tersebut, kontingen Indonesia meraih 135 medali emas, 144 medali perak, dan 114 medali perunggu di berbagai cabang olahraga, yang menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai negara terdepan dalam olahraga Paralimpiade di kawasan ini.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga menargetkan sertifikasi bagi 300 pelatih olahraga penyandang disabilitas melalui program pelatihan master dan program manajemen bakat olahraga guna memperkuat olahraga yang inklusif dan berkelanjutan ekosistem olahraga di Indonesia.”Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sumber daya manusia,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melalui akun media sosial resminya, sebagaimana dikutip di Jakarta pada hari Senin. Ia menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas pelatih merupakan bagian penting dalam membangun fondasi yang lebih kompetitif bagi olahraga penyandang disabilitas.

Kehadiran pelatih bersertifikat memainkan peran penting dalam menghasilkan atlet berprestasi tinggi serta memperluas akses terhadap pembinaan olahraga yang setara bagi penyandang disabilitas di berbagai daerah, tambahnya.Thohir juga mencatat bahwa program Pelatihan Pelatih (ToT) bagi talenta olahraga penyandang disabilitas telah sukses diselenggarakan pada 21-23 April di Surakarta, Jawa Tengah, yang melibatkan 30 atlet elit internasional. Ia mengatakan bahwa kegiatan tahun ini difokuskan pada para pelatih dan pemangku kepentingan di bidang olahraga penyandang disabilitas.

“”Peserta terpilih akan dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan dalam pengembangan olahraga penyandang disabilitas di masyarakat,” katanya. Pelaksanaan program ini juga memperkuat komitmen kementerian dalam memastikan olahraga yang adil dan dapat diakses oleh semua orang. Sebelumnya, Indonesia juga mencatat sejarah dengan meraih tiga gelar berturut-turut sebagai juara ASEAN Para Games pada tahun 2017 di Kuala Lumpur, 2022 di Surakarta, dan 2023 di Kamboja.