Penyebab Kematian Influencer Pendaki Gunung Juliana Marins Terungkap Setelah Ia Terjatuh dari Gunung Berapi di Indonesia
Liga335 – Juliana Marins, influencer pendaki gunung yang terjatuh dari sebuah gunung berapi di Indonesia pada 21 Juni, meninggal akibat pendarahan internal yang disebabkan oleh kerusakan organ dan patah tulang, demikian hasil otopsi menunjukkan. Wisatawan asal Brasil berusia 26 tahun itu terjatuh dari tebing di dekat jalur pendakian yang berbatasan dengan kawah Gunung Rinjani setinggi 12.000 kaki.
Kecelakaan tersebut memicu operasi pencarian selama tiga hari, yang berakhir pada 24 Juni ketika pihak berwenang akhirnya menemukan jenazahnya. Bukti menunjukkan bahwa Marins selamat dari jatuh awalnya dan diyakini meninggal kurang dari 20 menit setelah pendarahan dimulai. Cedera-cedera yang dialaminya “berasal dari trauma benturan tumpul beberapa jam sebelum jenazahnya ditemukan,” menurut laporan dari Agencia Brasil.
Hasil otopsi juga menunjukkan bahwa cedera pada perutnya yang memengaruhi sistem pernapasannya adalah yang paling parah. Berita Terkait: Kematian Bintang TikTok dan Influencer Paling Mengejutkan Sepanjang Masa Sumber: Chris O’Donnell/Instagram; Sumber: Kyle Marisa Roth/Instagram Kematian beberapa bintang daring telah mengguncang t Komunitas TikTok dan para influencer — serta telah membuat hati tak terhitung banyaknya penggemar hancur — selama bertahun-tahun. Taylor Rousseau Grigg meninggal pada Oktober 2024 pada usia 25 tahun setelah berjuang melawan masalah kesehatan yang tidak diungkapkan.
Suaminya, Cameron Grigg, […] Hasil akhir otopsi diperkirakan akan keluar dalam waktu sekitar dua minggu dan akan mencakup tes toksikologi. Dokter forensik Dr.
Ida Bagus Putu Alit menegaskan bahwa “tidak ada tanda-tanda hipotermia atau penderitaan berkepanjangan setelah cedera tersebut.” Ia memperkirakan waktu kematiannya antara pukul 01.00 dan 13.
00 pada hari jenazahnya ditemukan. “Pemerintah Brasil dengan penuh duka mengumumkan meninggalnya wisatawan Brasil Juliana Marins, yang terjatuh dari tebing di sekitar jalur pendakian dekat kawah Gunung Rinjani,” kata Kementerian Luar Negeri Brasil dalam pernyataan yang diterjemahkan oleh CBS News pada hari yang sama. Pernyataan tersebut melanjutkan, “Setelah empat hari kerja, yang terhambat oleh kondisi cuaca, medan, dan jarak pandang yang buruk di wilayah tersebut, tim dari Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional Indonesia (BASARNAS) “Badan Pencarian dan Penyelamatan menemukan jenazah wisatawan asal Brasil tersebut.
” Sebuah akun Instagram yang dibuat khusus untuk memfokuskan upaya pencarian tersebut dengan cepat mengumpulkan lebih dari satu juta pengikut. Sebuah postingan dari keluarganya juga mengonfirmasi kematiannya. Terkait: Yang Perlu Diketahui Tentang Penyelidikan Terhadap Influencer yang Ditembak Mati Saat Siaran Langsung Penyelidikan atas kematian influencer Valeria Márquez, yang ditembak hingga tewas saat siaran langsung TikTok, masih berlangsung.
Berita tersebut muncul awal bulan ini bahwa influencer berusia 23 tahun itu meninggal di dalam sebuah salon, dengan para pengguna membanjiri Instagram-nya untuk menyampaikan belasungkawa. “Saya sempat bertemu dengannya secara langsung, seorang yang memiliki […] “Hari ini, tim penyelamat berhasil mencapai lokasi di mana Juliana Marins berada.
Dengan penuh kesedihan, kami mengabarkan bahwa ia tidak selamat,” demikian bunyi postingan tersebut. “Kami tetap sangat berterima kasih atas semua doa, pesan kasih sayang, dan dukungan yang telah kami terima.” Keluarga telah meminta otopsi kedua guna memastikan tanggal dan waktu kematian Marins, serta untuk mengungkap informasi apa pun yang mungkin terlewatkan oleh pihak berwenang Indonesia.
Seorang kepala kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa tim penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk penyelenggara trekking dan pemandu lokal. Pemandu Marins, Ali Musthofa, membantah adanya kelalaian dari pihaknya, dengan mengatakan bahwa ia menyarankan pendaki tersebut untuk beristirahat sementara ia meninggalkannya sendirian selama tidak lebih dari tiga menit. Ketika ia kembali, Marins sudah tidak ada di sana.
Ia mengaku dapat mendengar Marins memanggil minta tolong pada saat itu, tetapi tidak dapat menjangkaunya.

