Harga Bahan Bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Indonesia: Pertamina, Shell, BP, dan Vivo
Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Harga bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) yang dioperasikan oleh Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Energy di Indonesia tetap stabil pada minggu kedua Maret, meskipun ketegangan geopolitik meningkat akibat perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Data dari situs web resmi Pertamina pada Senin, 9 Maret, menunjukkan bahwa harga untuk seri Pertamax dan Pertamina Dex tetap tidak berubah sejak awal Maret.
Berikut adalah harga bahan bakar di SPBU Pertamina di Jakarta, seperti dilaporkan oleh Antara: Pertalite: Rp10.000 per liter Solar Subsidi (diesel): Rp6.800 per liter Pertamax: Rp12.
300 per liter Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
Pertamax Green: Rp12.900 per liter Dexlite: Rp14.
200 per liter Pertamina Dex: Rp14.500 per liter Harga bahan bakar di SPBU Shell juga tetap stabil sejak awal Maret, meskipun beberapa lokasi melaporkan persediaan terbatas. Menurut situs web resmi Shell, harga saat ini adalah: Shell Super: Rp12.
390 per liter V-Power Diesel: Rp14.200 per liter l: Rp14.620 per liter Harga di stasiun BP menunjukkan tren serupa, tetap stabil sejak awal Maret.
Harga saat ini meliputi: BP Ultimate: Rp12.930 per liter BP 92: Rp12.390 per liter BP Ultimate Diesel: Rp14.
620 per liter Sementara itu, harga bahan bakar di stasiun Vivo juga tetap stabil sejak awal Maret 2026. Harga yang tercantum adalah: Revvo 92: Rp12.390 per liter Revvo 95: Rp12.
930 per liter Diesel Primus: Rp14.610 per liter Meskipun terjadi volatilitas di pasar minyak global, harga bahan bakar eceran di Indonesia hingga saat ini tetap stabil di seluruh pengecer bahan bakar utama. Baca: Rupiah Anjlok ke 17.

