Indonesia dan Korea Selatan meluncurkan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR

Indonesia dan Korea Selatan meluncurkan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR

Indonesia dan Korea Selatan meluncurkan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR

Liga335 daftar – Indonesia dan Korea Selatan meluncurkan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR
Berita terkait: Korea Selatan menyebut Indonesia sebagai satu-satunya mitra strategis khusus
Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea secara resmi meluncurkan sistem pembayaran lintas batas berbasis kode QR antara kedua negara pada Rabu, sehingga QR Code Indonesian Standard (QRIS) Indonesia dapat digunakan di pasar Korea Selatan. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan sistem ini memungkinkan warga kedua negara melakukan pembayaran tanpa menukar mata uang, sehingga memastikan transaksi yang lebih efisien dan berbiaya lebih rendah. “Sistem pembayaran kode QR lintas batas ini tidak hanya memfasilitasi perdagangan, tetapi juga memperkuat UMKM dan pariwisata, membuka peluang bisnis baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Warjiyo dalam pernyataan tertulis yang diterima di sini.

Sistem ini diluncurkan bersama oleh Warjiyo dan Wakil Gubernur Senior Bank of Korea Sandai Ryoo, dengan upacara yang digelar secara bersamaan di Jakarta dan Seoul.Inisiatif ini merupakan bagian dari Pernyataan Visi Bersama ditandatangani pada Rabu oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung selama kunjungan Prabowo ke Seoul. Warjiyo menggambarkan peluncuran tersebut sebagai tonggak penting dalam mewujudkan visi bersama untuk membangun sistem pembayaran yang terintegrasi, efisien, dan inklusif guna mendukung konektivitas ekonomi yang lebih kuat antara kedua negara.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bank of Korea Chang Cheong-soo mengatakan bahwa inisiatif ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di bidang ekonomi digital dan sektor keuangan.“Kami berkomitmen untuk mendorong kerja sama strategis yang lebih luas guna memperkuat integrasi sistem pembayaran dan mendukung konektivitas ekonomi digital antara Korea Selatan dan Indonesia,” katanya. Menurut Bank Indonesia, peluncuran ini melibatkan kolaborasi antara kedua bank sentral, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Institut Telekomunikasi dan Kliring Keuangan Korea (KFTC), serta pemangku kepentingan sektor keuangan lainnya.

Sebagai Pada Februari 2026, QRIS telah mencapai 60,77 juta pengguna, sehingga memantapkan posisinya sebagai pendorong utama transformasi pembayaran digital di Indonesia dan simbol kekuatan ekonomi negara yang terus tumbuh. Indonesia juga telah memperluas akses QRIS ke beberapa negara, termasuk Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Di antara negara-negara tersebut, Malaysia mencatat volume transaksi tertinggi, dengan 10,6 juta transaksi senilai Rp2,75 miliar.