Indonesia mengembangkan program pelatihan berbasis rumah sakit untuk mengatasi kekurangan tenaga spesialis.
Liga335 daftar – Indonesia mengembangkan program pelatihan berbasis rumah sakit untuk mengatasi kekurangan tenaga medis spesialis Berita terkait: Indonesia akan membuka 150 program residen untuk mengatasi kekurangan tenaga medis spesialis
Jakarta (ANTARA) – Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah sedang mengembangkan sistem pelatihan spesialis berbasis rumah sakit untuk mengatasi kekurangan tenaga medis spesialis di negara ini, terutama di daerah-daerah terpencil, terdepan, dan kurang berkembang.“Dokter masih sangat langka, terutama spesialis patologi anatomi, yang sangat dibutuhkan di Indonesia, tetapi jumlahnya sangat sedikit, sehingga sangat sulit. Itulah mengapa kami kini menciptakan sistem pelatihan spesialis berbasis rumah sakit,” kata Budi dalam diskusi dengan dokter dari Rumah Sakit Umum Simeulue di Aceh, dalam rangka Hari Kanker Sedunia di Jakarta pada Rabu.
Menteri menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menghasilkan lebih banyak spesialis medis secara cepat untuk melayani komunitas yang membutuhkan.“Jika tidak, itu sangat disayangkan, karena masyarakat kita meninggal d “Karena kurangnya spesialis, terutama di daerah terpencil. Sistem pendidikan berbasis rumah sakit ini memprioritaskan dokter umum dari daerah yang tidak memiliki spesialis,” katanya.
Menurut Budi, sistem pelatihan spesialis berbasis rumah sakit akan mempercepat pendidikan kedokteran di daerah-daerah tersebut.Mahasiswa lokal tidak perlu membayar sepeser pun untuk menjadi spesialis medis,” tambahnya.Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa Indonesia saat ini menghasilkan sekitar 2.
700 spesialis medis per tahun, jauh di bawah kebutuhan ideal sebesar 32.000 per tahun.Akibatnya, layanan kesehatan—terutama untuk penyakit kritis seperti stroke, penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal—masih terdistribusi secara tidak merata.
Pemerintah berencana memastikan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, semua rumah sakit di Indonesia, termasuk di daerah terpencil, perbatasan, dan pulau-pulau, memiliki jumlah spesialis medis yang memadai. Pelatihan spesialis medis di Indonesia akan semakin mengadopsi standar internasional, di mana ca Para calon peserta mendapatkan bimbingan langsung dari konsultan tanpa beban biaya kuliah yang tinggi.

