Indonesia mengumumkan paket stimulus senilai US$1,48 miliar, yang sebagian besar dialokasikan untuk bantuan pangan
Liga335 – JAKARTA: Pemerintah Indonesia akan meluncurkan paket stimulus untuk paruh kedua tahun 2026 senilai 26,34 triliun rupiah (US$1,48 miliar), dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, demikian disampaikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (22 Juni) dalam sebuah presentasi.
Stimulus tersebut terutama ditujukan untuk bantuan pangan senilai 18,04 triliun rupiah, dan langkah-langkahnya melengkapi paket senilai 7,8 triliun rupiah yang diumumkan bulan lalu.
Langkah-langkah tersebut mencakup diskon untuk transportasi udara, kereta api, dan laut, serta program magang berbayar.
Pemerintah juga akan menanggung biaya pajak pertambahan nilai (PPN) atas tarif penerbangan, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada wartawan.
Indonesia akan memberikan paket beras seberat 10 kg kepada 33 juta penerima mulai bulan depan sebagai bagian dari paket tersebut, dengan anggaran yang dialokasikan sebesar 17,54 triliun rupiah.
Pada kuartal pertama tahun 2026, pemerintah menghabiskan 15 triliun rupiah untuk bantuan pangan dan langkah-langkah stimulus fiskal lainnya.
Pemerintah Jakarta telah menetapkan target untuk mendorong pertumbuhan ekonomi setidaknya sebesar 5,4 persen tahun ini, lebih tinggi dari pertumbuhan 5,11 persen tahun lalu.

