Indonesia Terpilih Sebagai Anggota Dewan Auditor PBB, Wamenlu RI: Perkuat Tata Kelola Global
Liga335 – Terpilihnya Indonesia sebagai anggota United Nations Board of Auditors (UN BoA) dinilai datang di saat yang tepat di tengah upaya reformasi PBB yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan global.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia terpilih menjadi anggota UN BoA pada Sesi Utama Sidang Majelis Umum PBB ke-80 Komite V di New York, Amerika Serikat, Jumat (7/11).
Pencalonan Indonesia sebagai anggota DK PBB telah dicanangkan sejak tahun 2021.
Dukungan dari negara-negara anggota telah dikumpulkan melalui diplomasi intensif oleh BPK dan Kementerian Luar Negeri, baik secara bilateral maupun di berbagai forum internasional, hingga akhirnya Indonesia terpilih secara aklamasi.
Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, yang hadir dalam pemilihan tersebut, menyampaikan bahwa terpilihnya BPK sejalan dengan komitmen Indonesia dan banyak negara lain untuk mendorong reformasi tata kelola di PBB.
“Keanggotaan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Indonesia untuk mendorong reformasi tata kelola pemerintahan.
omes pada saat yang tepat, di tengah upaya reformasi PBB,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, melansir pernyataan Kementerian Luar Negeri RI pada 8 November lalu.
“Sebagai anggota BoA PBB, BPK diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan tata kelola global, khususnya dalam hal keuangan dan manajemen di PBB,” jelas Wamenlu Tata, sapaan akrabnya.
BPK terpilih menggantikan Lembaga Pemeriksa Keuangan China (China Supreme Audit Institution (SAI) (Kantor Audit Nasional China) yang sebelumnya mewakili kawasan Asia Pasifik.
Dalam kurun waktu enam tahun masa bakti, yaitu 2026 – 2032, BPK akan bekerja sama dengan dua anggota BoA PBB lainnya, yaitu SAI Perancis (Cour des Comptes) dan SAI Brazil (Trinal de Contas da Unimension) untuk melakukan audit terhadap badan-badan PBB.
Mengusung semangat “Strategic Partner for Better Governance”, BPK berkomitmen untuk memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang baik di PBB melalui pemeriksaan yang independen, profesional, dan obyektif. sional, efisien, dan inovatif.
Keberhasilan ini juga menandai peningkatan peran aktif Indonesia dalam tata kelola dan akuntabilitas global, sekaligus mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap integritas dan profesionalisme BPK.
Wakil Ketua BPK RI Budi Prijono yang memimpin delegasi Indonesia pada President Session Sidang Majelis Umum PBB ke-80 Komite V menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap profesionalisme dan kredibilitas Indonesia.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa BPK berperan aktif dalam mendorong praktik tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat global.
Indonesia menunjukkan diri sebagai mitra yang kompeten, terpercaya, dan memiliki kontribusi nyata,” jelasnya.
Diketahui, selain di UN BoA, BPK juga terus memperkuat perannya di tingkat global. Tahun ini, BPK terpilih sebagai Ketua International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) periode 2028-2031 sekaligus menjadi tuan rumah International Congress of the Badan Pemeriksa Keuangan (INCOSAI) XXVI pada tahun 2028.
Versi bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Arab, dan Prancis dihasilkan secara otomatis oleh AI. Jadi mungkin masih ada ketidakakuratan dalam menerjemahkan, harap selalu melihat bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kami. (sistem didukung oleh DigitalSiber.

