Seorang ahli saraf mengatakan bahwa pengukuran tubuh sederhana ini dapat memprediksi berapa lama Anda akan hidup: 'Ini bukan soal BMI maupun berat badan'
Liga335 – Meskipun sebagian besar pembahasan tentang kesehatan berfokus pada angka pada timbangan atau indeks massa tubuh (BMI), seorang ahli saraf menyarankan agar kita sebaiknya menggunakan pita pengukur. Menurut Dr. Sudhir Kumar, seorang ahli saraf di Rumah Sakit Apollo, Hyderabad, rahasia untuk memprediksi usia harapan hidup Anda mungkin tersembunyi di bagian kaki bawah Anda.
Baca juga | Rutinitas harian pria berusia 94 tahun membuktikan bahwa umur panjang tidak memerlukan ‘keanggotaan gym yang mahal, suplemen, atau bubuk protein’ Latihan kekuatan adalah hal yang tidak bisa ditawar-tawar jika Anda ingin hidup panjang dan sehat, kata Dr. Kumar. (Freepik) Dalam uraian terperinci yang dibagikan di X pada 23 Maret, Dr.
Kumar mengalihkan pembicaraan dari metrik berat badan tradisional. “Pengukuran tubuh yang sederhana dapat memprediksi seberapa lama Anda hidup. Bukan BMI maupun berat badan; melainkan lingkar betis Anda,” katanya.
Mengapa betis Anda penting? Otot betis sering dilihat dari sudut pandang kosmetik, tetapi Dr. Kumar berpendapat bahwa itu adalah indikator vital dari ‘cadangan metabolik’.
Seiring bertambahnya usia, massa otot tanpa lemak secara alami berkurang, sebuah proses yang dapat menyebabkan risiko kesehatan yang signifikan jika dibiarkan begitu saja, tegasnya. “Mengapa demikian? Karena hal itu mencerminkan massa otot, bukan sekadar berat badan.
Lingkar betis yang kecil sering kali menandakan sarkopenia, dan itu berarti cadangan metabolik yang lebih rendah, tingkat kerentanan yang lebih tinggi, serta hasil yang lebih buruk saat sakit,” jelas Dr. Kumar. Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa berat badan yang ‘sehat’ bisa menyesatkan.
“Anda bisa memiliki berat badan dan BMI normal… namun tetap berisiko jika massa otot Anda rendah,” ia memperingatkan. Juga | Wanita berusia 91 tahun membuktikan kebugaran tidak memiliki batas waktu: ‘Saya berenang, yoga, Pilates, dan berjalan 12.
