Jaksa pemberantasan korupsi Indonesia mengundurkan diri setelah polisi menyita emas dan uang tunai

Jaksa pemberantasan korupsi Indonesia mengundurkan diri setelah polisi menyita emas dan uang tunai

Jaksa pemberantasan korupsi Indonesia mengundurkan diri setelah polisi menyita emas dan uang tunai

Slot online terpercaya – JAKARTA: Jaksa Agung Anti-Korupsi Indonesia mengundurkan diri pada Sabtu (11 Juli), demikian disampaikan Kejaksaan Agung, setelah polisi yang menyelidiki kasus korupsi menyita uang tunai dan batangan emas senilai jutaan dolar dari sejumlah properti, termasuk rumahnya.
Asisten Jaksa Agung Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah mengundurkan diri menyusul penggeledahan yang dilakukan pekan ini di setidaknya 12 lokasi, termasuk properti-properti yang terkait dengannya di dalam dan sekitar ibu kota, Jakarta.
Juru bicara Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan pengunduran diri Febri telah diterima.

“Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas penegakan hukum,” kata Anang.
Lokasi-lokasi yang digerebek termasuk sebuah rumah di Kabupaten Bogor di luar Jakarta, serta sebuah kafe dan rumah lain di Jakarta Selatan, demikian disampaikan Juru Bicara Kepolisian Budi Hermanto kepada wartawan pada Jumat malam.
Polisi menyita barang bukti yang meliputi 74 kg batangan emas serta uang tunai sebesar US$5,8 juta dan S$17,2 juta (US$13,3 juta), katanya.

Febrie ke ld kepada wartawan pada hari Jumat bahwa rumah di Bogor itu adalah kediaman pribadinya, namun ia membantah bahwa aset yang disita dari rumah tersebut terkait dengan korupsi, dengan mengatakan bahwa semuanya dapat dipertanggungjawabkan.
Budi juga mengatakan bahwa polisi telah memeriksa 15 saksi dan bahwa nama-nama tersangka akan diumumkan “segera”. Belum ada tuntutan yang diajukan.

Polisi sedang menyelidiki tiga kasus yang mencakup dugaan korupsi dan pencucian uang terkait pengadaan batu bara untuk perusahaan listrik negara PLN, demikian dilaporkan media Indonesia.
Febrie mengatakan sebelum pengunduran dirinya bahwa Kejaksaan Agung tetap fokus pada kasus-kasus yang mencakup skandal korupsi dalam program makan gratis andalan Presiden Prabowo Subianto.